Posts

K-Drama Seoul Spots

Image
Tanpa direncakan sebelumnya, akhirnya perjalanan ke Seoul kali ini menjadi tur d' K-drama. Awalnya gue pengen ngerasain tinggal di rumah tradisional korea yg disebut Hanok. Rupanya di antara 2 istana utama di Seoul terdapat pemukiman bersejarah yg dilestarikan. Dan di sanalah gue bertemu rumah Sanggojae yg menjadi topik utama drama 'Personal Taste' yang pemain utamanya gue suka 2-2nya. Yg cewek gue udah seneng sejak nonton 'A moment to remember' dan yg cowok ga lain dan ga bukan si Lee Min Ho ganteng. Gue pengen teriak - loncat loncat girang dan berharap boleh masuk ke rumah itu. Ternyata nama aslinya bukan Sanggojae tp nama orang pemiliknya. Perumahan itu sendiri super cantik dan klasik. Gue berputar berkali2 tanpa bosan. Beberapa rumah boleh dimasukin krn sudah berubah fungsi jadi museum ataupun pusat informasi budaya. Tak jauh dari Bukchon Village tempat syuting Sanggojae ada Gwanghamun gate dengan patung besar raja Joseon. Ini adalah lokasi syuting Ci...

Jakarta

Its a love and hate relationship between Jakarta and the Jakartans. At some point, the residences know their life is inseperable with the city. But the 2 major problems of Jakarta : traffic and flood, is beyond irritating. Its damaging one's life quality. When I type this, Jakarta and the Jakartans suffer from flood because of constant rain for several days. If the city planning, the drainage, the waste management, is good, the flood can be avoided. But surely its not the case today. I was there. Well, not in the flood. But I was in Jakarta last week. I got the constant rain that hold many people to go out. Some offices kindly let their employee stayed home cos its less likely many of them can reach to work. Using motorbikes would be the best mode to mobile at some areas. While at the other spots, there's no transportation would be best. Nothing can move. But I still confidently stating my love to the city. I know some people who can't love their homeland (hi Dave). A...

1 Jan 2013. Hello new year!

Wow, another year. It seems just yesterday when I decided not going to see the beautiful fireworks by Thames River in London. Although it sounds fancy, but spending the evening with your loved ones - just at home, clearly much better. I awake this very early morning to wonder, what gonna happen in this year? the number doesn't appealing. the combination of 2, 0, 1 and 3 isnt that pretty. But no one can really tell. On the new year day of 2012, me, Dave and the kids were wandering around our neighborhood 'enjoying' the cold and snow. At that time we talked about our family schedule to Malaysia and will spend about 2 years there. We discussed about how good its gonna be cos the warmth of the sun is upon us daily, not like now (then). Dave mentioned that I'd be easy going back to Jakarta if I miss my family cos its just a quick flight between those cities. But.. its not the case. The schedule changed. Never thought that we will end up in South Korea but still able to ...

'Hyun Bin' OttOke malhaeyo? Sekilas mengenal bahasa Korea

Firstly, how to say 'Geoje' properly? benernya sih nyebutnya Ko-Je, sperti warga setempat. Tapi gara2 Revised Romanization (nanti kukabari apakah mahluk ini), jadilah penulisannya Geoje. Si Dave pertama kali nyebut ini tempat bgini : gi-o-ji. Percaya aja dong saya.. soalnya dia kan tiap bulan travel ke sana. Jadilah saya ikutan nyebutnya begitu. Hingga suatu hari di KL bersua guru bahasa korea-nya uni Rina, dan si guru bermuka bingung pas saya nanya, 'any input for living in gi-o-ji island?' (ini sebelum pindahan). lalu saya harus menjelaskan letak pastinya ini pulau dan fakta kalau ini adalah pulau terbesar ke-2 (setelah Jeju) bagi negara dia. Eh.. baru dia paham. dan baru saya paham kalo pengucapan saya salah BESAR! sampe uzur juga gak ada orang korea yang bisa nemuin itu tempat kalo ngucapinnya gi-o-ji. blame to the british accent! Lalu mengapa demikian? tulisan dan bunyi bisa ngaco? tentunya karena si Revised Romanization (RR) itu! Hangul, bahasa Korea, punya ...

Itinerary Bangkok : 3D2N - basic spots

Image
Tadinya saya mau bikin itinerary buat turis yang 'lapar', yang perlu liat sebanyak2nya. Tapi kayaknya mending dibuatin itinerary dasar dulu ya, biar adil. Bagi turis lapar, akan saya kasih hints extra spot berupa nama2nya saja. Saya juga pernah menjalani Bangkok behind the scene, naik getek ke kota tuanya, ke kuil yang sepi dan masuk keluar pasar, sangat memberi pencerahan. Tapi gak cocok buat turis pada umumnya apalagi yang baru pertama kali ke Bangkok. Jadi, untuk kali ini, saya bikin perjalanan yang wajib-wajib saja dulu. Durasinya juga umum dilakukan oleh wisatawan dari Indonesia. Untuk bagian yang ada pilihan, memang hanya bisa milih gak dapet semuanya. kecuali durasi trip-nya lebih lama. Day 1 - Famous Tourist Spots Pagi - Siang (Grand Palace - durasi 3-4 jam) :  - Dari hotel / sarapan pagi segera minta diantar ke Grand Palace atau Wat Phra Kaew . Kenapa pagi? karena masih belum penuh dan belum panas. INGAT! Demi kelancaran sebaiknya pakai baju tertutup. Masuk ke ar...

Itinerary : Kuala Lumpur - short term 3D2N or 2D1N

Image
Cukup sering orang Indonesia saya temui di KL sedang jalan-jalan di seputaran bukit bintang. Eh sorenya, saya ketemu mreka lagi di Suria KLCC. Rombongan yang sama. Suatu hari saya iseng negur anggota rombongan tipe ini. Eh ternyata mereka ada training di KL, tapi trainingnya kelar hari jumat siang (sebelum jumatan). Diatur oleh panitia ada waktu 1 hari jalan-jalan. Beberapa yang beruntung boleh perpanjang 1 hari lagi dengan kamar hotel extra 1 malam bayar sendiri. Ada juga tipe keluarga yang beli tiket free and easy, 3D2N. tapi sbenernya yang 1 hari sudah habis buat travel time. trus buru2 mau ngejar ke genting highlands (to get nothing..), trus anaknya digeret sana sini sampe akirnya jutek pas difoto. Rombongan macam ini, yang ke KL sebentar saja punya itinerary yang cukup membosankan (kalo dibuatin travel agent). Tepatnya, itinerary pemerasan. Karena diarahkan hanya belanja saja. Pinter ya mereka bikinnya.. hehehe. Kalau saya boleh saran, untuk alokasi waktu 2 hari 1 malam (kur...

Itinerary

Lumayan sering dapet imel nanyain kalo ke sini situ enaknya ngapain aja. Dan minggu lalu dapet masukan yang sama di twitter temen. Dulu sih saya sering bikinin rute jalan buat aneka temen: yang perginya sendiri, sama suami doang, sama temen ataupun rame-rame sekeluarga. Iya, customized gitu. kan tiap orang beda interest yah.  Trus, tipikal orang Indonesia yang saya temui cenderung ingin mendapatkan semaksimal mungkin. Kalo jalan-jalan artinya setiap hari harus diisi dengan melihat sebanyak mungkin tempat. Kalo shopping artinya dateng ke banyak tempat/toko dan belanja banyak dengan harga seminim mungkin. Kalo nginep pengennya dengan budget seminim mungkin-lokasi sedekat mungkin-fasilitas sebanyak mungkin. Dst.  Karena sering didaulat jadi guide (dan pernah beneran jadi guide yang dibayar.. hehe) jadilah di setiap kota radar turguide bekerja. Kalo liat toko langsung kebayang tipe orang yang ksana. kalo liat penginapan cantik, langsung pengen tau rate-nya. apalagi kalo lia...