Posts

Showing posts with the label Korea trip

Free Visa ke Korea Limited Time

Image
Kabar gembira untuk warga Indonesia yang ingin melancong ke Korea Selatan. Salah satu imbas dari penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2018 yang akan diadakan di Pyeongchang (sekitar 3 jam bermobil dari Seoul ke arah timur), adalah usaha pemerintah setempat untuk meningkatkan pariwisata.  Salah satu program yang ditawarkan adalah bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia, Filipina dan Vietnam untuk pelesir ke Korsel jika mendarat di bandara YangYang yang terletak di propinsi Gangwon (yang jauh lebih dekat ke Pyeongchang dibandingkan bandara Incheon). Bandara yang paling dekat ke perbatasan Korea Utara ini sebelumnya digunakan untuk melayani rute regional, domestik terutama untuk pesawat pribadi/carteran. Mungkin itu juga sebabnya, meskipun bandara ini dibuka untuk umum, namun wacana bebas visa berlaku jika wisatawan datang dalam bentuk tour group.  Rapat persiapan olimpiade dan peningkatan pariwisata kawasan tersebut dihadiri wakil perdana menteri Kim...

Seoul Series Intro: Menjelajah Setiap Sudut Kota

Image
Di awal tahun ini kayaknya seru untuk mengupas kota Seoul per-area. Kota dengan populasi belasan juta ini tentunya menawarkan beragam hal, minat orang kan beda-beda yak? Bisa gila suami saya kalau diajak ke Dongdaemun misalnya, sebab area itu didominasi dengan penjual grosiran terutama pakaian. Tapi teman saya yang punya toko di ITC mungkin betah ngukur jalanan di Dongdaemun sampai toko-toko di sana tutup jam 5 pagi. Tapi meskipun sama-sama pasar, Pak Suami nggak keberatan diajak ke Namdaemun, karena di sana ada deretan toko penjual kamera dan aksesorisnya. Mulai dari barang baru hingga versi lama.  Sekedar gambaran, buat saya Seoul secara garis besar terbagi 2 : atas/utara sungai dan bawah/selatan sungai. Sungai yang dimaksud adalah Sungai Han, alias Han River alias Han Gang.  Seperti banyak kota yang dibelah oleh sungai, kehidupan di utara dan selatannya terasa berbeda. Untuk kota Seoul, bagian utara kental dengan sejarah sementara bagian selatan kental dengan mod...

Main ke Jeonju, kota kelahiran para raja (part 3 - end)

Image
Setelah cari makan malam dan membuktikan nikmatnya Bibimbap Jeonju yang kesohor plus 'olahraga' jalan nanjak di Mural Village, saatnya merasakan perkampungan yang kental dengan hawa tradisional Korea di Jeonju hanok village. Posisi Hanok Village ini ada di tengah kota Jeonju. Dilestarikan dengan baik dan sebagian besar sekarang digunakan sebagai sarana usaha. Baik berupa toko ataupun penginapan. Konon ada sekitar 800 rumah hanok di sini. Rute kami dimulai dari gerbang Pungnammun, yang dibangun tahun 1768 saat dinasti Joseon masih berkuasa. Dari 4 gerbang yang melindungi istana, hanya gerbang ini yang tersisa. Itupun sempat hancur sebagian saat pendudukan Jepang. Kemudian direstorasi tahun 1978. Seperti peninggalan berupa gerbang istana lainnya, Pungnammun berada di tengah lingkaran dan dekat pasar. pose nunduk kekinian di Pungnammun Gate Kami hanya parkir di depannya lalu berjalan kaki ke arah Hanok Village melalui Katedral Jeongdong yang keren. Nggak kebayang sebelum...

Main ke Jeonju, kota kelahiran para raja (part 2)

Image
Sudah sempat baca tulisan sebelumnya? Bisa cekidot di  sini  ya. Kemarin kami masih main-main salju di Muju, masuk Jeonju malam hari. Jadi belum sempat menikmati Hanok Village edisi terang benderang. Niatannya mau sewa hanbok lalu lucu-lucuan keliling Hanok Village, lagi mau norak dan ngikut mainstream. Tapi kok ya pagi ini, sudah jam 9, Hanok Village-nya sepi? Akhirnya kami putuskan untuk lucu-lucuannya di mural village dulu. Menurut peta yang disediakan host penginapan, posisinya ggak terlalu jauh dari tempat kami menginap. Suhunya tapi mulai nggak lucu, dingin! Pakaian berlapis, syal, penutup telinga dan sarung tangan menjadi senjata perang. Rupanya memang tidak jauh, di atas permukaan Hanok Village. Nama resmi kampung di bukit ini adalah Jaman Byeokhwa Maeul, alias Jaman Mural Village. Dari kejauhan memang sudah terlihat warna-warninya. Dan saat sudah dekat, kami berdua, emak-emak yang escape sejenak dari anak masing-masing, seakan lupa kalau kami adalah emak-emak ...

Main ke Jeonju, kota kelahiran para raja (part 1)

Image
Sejak awal tinggal di Korsel sini, saya selalu mendengar lezatnya Bibimbap asal Jeonju. Konon, masakan tradisional Korea ini paling enak ya di Jeonju. Ketika digali lebih jauh ke sumber berita (biasanya teman-teman yang asli orang Korea), nggak hanya Bibimbap, tapi semua masakan Korea di Jeonju rasanya enak! Rupanya wilayah Jeollabuk-do, propinsi yang menaungi Jeonju ini, memang terpilih sebagai kota kreatif untuk urusan gastronomi di Korea, bahkan menjadi bagian dari jaringan kota kreatif ala UNESCO.  Menurut saya sih ini hebat ya... mengandalkan tradisi, spesifik pula (gastronomi), untuk memajukan wilayahnya. Tapi mengingat di kota ini tidak ada pabrik (seperti umumnya kota lain di Korea), pergerakan tubuh di kota ini cenderung selow.. kok ya mengingatkan saya pada kota Solo. Nggak hingar bingar, serba buru-buru, dsb.  Jangan sedih! Justru bagi Jeonju, menjadi berbeda dengan mentalitas orang Korea yang maunya serba cepat, adalah kekhasan wilayah mereka. Bahkan Siput,...

Seoul Series : Samcheong-dong

Image
Posting ini adalah lanjutan dari seri Seoul Stories yang sudah sempat dibuat intronya di sini .  Tapi saya buat backdated sesuai tanggal kedatangan ke area sini, biar nggak bingung, winter kok ada daun kuning? hahaha..  ==  Samcheong-dong masih masuk area Jongno-gu, berarti dekat dengan istana-istana dan area historis lainnya. Kawasan ini disebut samcheong, atau 3 hal baik ( Sam = 3, Cheong = bersih/bagus), karena mengandung 3 hal yang ada di sini: air bersih, wilayah kaki gunung yang indah serta warganya yang ramah.  Jadi kebayang dong waktu jalan menyusuri jalanan hingga gang di Samcheong-dong ini rasanya menyenangkan? Udara segar dan pepohonan warna-warni jadi hiasan cantik saat saya ke sana di musim gugur lalu. Tambahan lagi, berada di daerah historis, masih banyak bangunan yang beratap ala hanok, berunsur kayu dan batu. Cwantik!! Pantes aja banyak yang menyewa baju hanbok dan keliling sampai Samcheong ini, karena banyak spot kece sebagai backgroundnya....

Pulau Geoje, Korea Selatan

Image
Pulau ini memang kalah pamor dibandingkan Pulau Jeju ataupun Nami, yang seringkali digunakan untuk syuting drama Korea. Setidaknya terbukti kalau saya sebut Geoje bahkan di Korea sendiri, mereka akan terkesima bahwa saya tinggal di sana plus bilang kalau tempat itu jauh. Terkesan dusun terpencil gitu. *hiperbola* Geoje tidak pernah masuk dalam jualan wisata Korea yang premium di Indonesia dan tidak pernah jadi cita-cita tujuan wisata para sahabat yang biasa melancong. Sejujurnya, kalau bukan karena pekerjaan, mungkin kamipun tidak akan 'nyasar' kemari.  Dan kami sujud syukur terdampar di sini. Super cakep tempatnya! Asal mula pulau ini berkembang dan ramai oleh pendatang adalah keberadaan 2 pabrik kapal (shipyard) besar yaitu milik Daewoo dan Samsung. DSME (Daewoo Shipyard and Marine Engineering) serta SHI (Samsung Heavy Industries) merupakan shipyard ke-2 dan ke-3 terbesar di dunia. Shipyard terbesar juga masih dipegang oleh Korea Selatan, yaitu milik Hyundai namun ber...