Mandi Air Panas di Bath, UK

Sesuai namanya, kota ini terkenal karena tempat permandian air panas alami sejak jaman romawi dulu. Di kota yang seluruhnya dinyatakan sebagai cagar budaya oleh UNESCO, kita masih bisa merasakan aura romawi lewat tata kota yang tidak banyak berubah dan permandian air panas yang masih terawat.

stasiunnya aja bernama 'Spa' 

Untuk ke kota ini kita bisa naik kereta ataupun bis. Ada 2 stasiun kereta, pilihlah tujuan stasiun Bath Spa, karena lokasinya yang di tengah kota, hanya perlu berjalan kaki ke tempat-tempat wisata utama. Dari London jarak tempuhnya sekitar 90 menit. Kereta tersedia setiap setengah jam.



 Saat saya dan Jasmine berkunjung, cuaca tidak terlalu mendukung karena tidak lama hujan rintik dan temperatur yang turun hingga 3 derajat. Persiapan pakaian kami sesungguhnya tidak memadai untuk cuaca dingin seperti itu. Kami siasati dengan jalan cepat dan mampir ke dalam gedung yang ada.


Bath Hotspring with Bath Minster in Background
Tempat pemandian air panas yang utama disebut Aquae Sulis, berupa semi museum tempat warga romawi dulu percaya bahwa air panas dari sumber ini membawa berkah. Mereka juga percaya air tersebut dapat membuat awet muda.



Tiket masuk tempat ini tidak terlalu mahal dibandingkan tempat wisata lainnya (sekitar 15 poundsterling, anak-anak gratis). Untuk anak-anak mereka menawarkan games berupa peta musium. Anak-anak diminta untuk mencari benda-benda yang ada dalam peta. Jasmine sih senang sekali mengerjakannya.

one among precious moments with my jasmine

Selain pemandian air panas, kota ini juga memiliki bangunan Minster (gereja) yang cantik, sisa perumahan berbentuk circular ala tatanan romawi, bangunan teater dan museum pengarang terkenal Jane Austen.





Kota Bath termasuk ke dalam paket wisata populer untuk perjalanan pulang hari dari kota London. Biasanya wisatawan juga diajak untuk mampir ke Stonehenge yang hanya setengah jam perjalanan dengan bis (tidak ada kereta). Namun saya tidak terlalu tertarik untuk hanya memandangi batu-batu, sehingga dari Bath saya lanjutkan perjalanan ke kota pelabuhan Bristol, yang lebih mudah dijangkau oleh turis dadakan seperti saya.

Secara umum, saya merekomendasikan perjalanan ke kota penuh romantisme ini. Alokasi waktu sehari saja, kecuali Anda berminat untuk mandi-mandi ala romawi dengan menginap di berbagai resort yang terdapat di kota ini.




Comments

Popular posts from this blog

Aturan Imigrasi Thailand Untuk Long Term Stay

Free Visa ke Korea Limited Time

Itinerary : Kuala Lumpur - short term 3D2N or 2D1N