TIPS : Road Trip

Road trip pada dasarnya adalah perjalanan berjam-jam di darat. Ada perhentian sementara, ada tempat-tempat yang disinggahi, bahkan kadang tidak ada tujuan akhir kecuali kembali ke rumah. Terjebak macet Jakarta sehingga harus tabah di jalan berjam-jam menuju pulang juga boleh saja dianggap roadtrip.. hahaha.. Tapi tentunya nggak seru ya.

Eniwei, perjalanan yang sudah diprediksi akan lama, hingga beratus kilometer, tentu butuh persiapan. Apalagi jika mengajak anak-anak yang masih kecil. Berikut beberapa hal yang saya ingat sempat disiapkan sebelum kami roadtrip.

1. Kesehatan: mobil, pengemudi, penumpang.

>> Perlu banget cek mobil demi keselamatan. Sbagei orang yang nggak ngerti mobil, persiapan saya mesti extra. Contohnya pas saya akan roadtrip tanpa suami, seminggu sebelum hari H mobil dicek-up keseluruhan di bengkel. saya pastiin asuransi mobil dan jaminan bantuan emergency di perjalanan tersedia.
Karena roadtrip terakhir untuk melintasi Korea dan kemampuan bahasa Korea kami cukup mengenaskan, saya juga simpan nomor telepon beberapa teman yang stand by jadi translator. Intinya sih, antisipasi.

>> Tentunya semua peserta perjalanan mesti fit pas sebelum berangkat. Dan saya sih memilih menunda perjalanan kalo pengemudi nggak fit, kecuali kayaknya udah enakan dan ada 'supir' cadangan yang reliable.
Pengalaman saya, jika berperan sebagai supir satu-satunya, harus bener-bener paham sinyal dari badan. Kalo ngantuk, capek, gejala mau kram, etc, brenti dulu aja. No rush.

2. Logistik: makanan, obat-obatan, baju ganti, hiburan.

>> Sudah jelas sih ya.. enaknya roadtrip pakai mobil sendiri tuh, kita nggak perlu terlalu kaku untuk travel light. Bisa packing aneka rupa disesuaikan dengan rencana perjalanan. Selama bagasi mobil muat. hehehe..
Jika ada rencana city hopping, satu hotel/penginapan hanya untuk 1-2 malam saja, siapkan tas/koper yang kecil untuk dibawa setiap check in. Jadi nggak perlu semua barang dari bagasi pindah ke kamar.

3. Bersahabat dengan Peta

>> Wajib ngerti peta kalo mau roadtrip. Minimal tau ancer2 jalan atau ngerti petunjuk GPS.
>> Gunakan apps yang kiranya mendukung petunjuk arah. Google mengeluarkan aplikasi google maps dan maps. Google maps menunjukkan suatu lokasi dan aneka alternatif perjalanan. Sementara 'maps' berfungsi seperti GPS, penunjuk arah. Dia yang akan nyautin '300 meter lagi belok kiri', 'melipir ke kanan ke arah pasar', etc. Saat ini masih dalam bahasa Inggris. Tapi saya jamin petunjuknya akurat.

Di luar itu semua, roadtrip seperti perjalanan lain, akan menyenangkan ketika kita sedikit tahu (banyak juga boleh) tentang tujuan, namun tetap sabar dan rendah hati pada keadaan.

Khusus untuk roadtrip bersama anak, perlu antisipasi aneka ide/kegiatan biar tidak gila dengan pertanyaan 'sudah sampai belum' hehehe..
Gunakan kesempatan ini untuk ngobrol dengan mereka, bisa juga main games, main tebak2an, dll. Kalau lelah mikirin tebakan, nyanyi2. Kalau masih lelah, kasih mereka kesibukan.

 Kalau itu semua tidak berlaku (padahal perut kenyang, semua aman), biarin saja... nanti mereka juga mengerti. Kalau nggak mengerti dan tantrum? well.. they will learn. their tantrum means nothing karena telinga ayah dan ibu sudah kebal.. huahaaha.. #mamategamode

Selamat berlibur!





Comments

Popular posts from this blog

Aturan Imigrasi Thailand Untuk Long Term Stay

Itinerary : Kuala Lumpur - short term 3D2N or 2D1N

Siapkan ‘Amunisi’ Menghadapi Taksi di Kuala Lumpur